Bermartabat, Bersih, Peduli - Merawat Persatuan dengan Pembangunan
Partai Persatuan Pembangunan merupakan satu dari beberapa partai politik yang sudah berdiri sejak era Orde Baru. Meski membawa ideologi Islam, PPP tetap menjunjung tinggi asas Pancasila dalam setiap kebijakannya.
Sejauh ini, organisasi ini sudah melahirkan kader-kader pemimpin Islam yang cukup berperan dalam upaya membangun NKRI. Tidak salah jika partai ini memproklamirkan diri sebagai partainya umat Islam.
PPP didirikan pertama kali pada tanggal 5 Januari 1973 akibat dari penggabungan empat partai besar berasaskan Islam: Nahdlatul Ulama (NU), Partai Muslimin Indonesia (PARMUSI), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI).
Visi PPP adalah "Terwujudnya masyarakat yang bertaqwa kepada Allah SWT dan negara Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, bermoral, demokratis, tegaknya supremasi hukum, penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), serta menjunjung tinggi harkat-martabat kemanusiaan dan keadilan sosial yang berlandaskan kepada nilai-nilai ke-Islaman".
Dibawah Kepemimpinan Suharso Monoarfa, PPP bertekat menawarkan jalan keluar dalam pembangunan yang berkeadilan di Indonesia, yang dirumuskan secara sederhana tetapi penuh makna yaitu, "Merawat Persatuan dengan Pembangunan".
Sebagai suatu organisasi politik, PPP memiliki 5 khidmat perjuangan dalam upaya membangun bangsa dan negara menjadi lebih baik:
Dalam perjuangan meraih cita-citanya, organisasi politik ini berpegang teguh pada enam prinsip utama perjuangannya:
Setiap perjuangan yang didasari oleh prinsip ibadah, tentu muaranya adalah pada keridhoan Allah SWT.
Wujud terbaik perjuangan dengan tetap memperhatikan segala perbuatan baik.
Dasar yang kuat tercapainya kesejahteraan di semua lini kehidupan.
Mencapai kesepakatan melalui musyawarah untuk mufakat.
Tidak ada diskriminasi di antara sesama makhluk ciptaan Allah SWT.
Konsisten dalam hal kebaikan akan menjadi modal yang baik dari setiap perjuangan.
Dalam perjalanan politiknya, PPP memiliki fokus pada beberapa bidang dalam berkontribusi membangun bangsa:
Menjadikan agama sebagai panduan moral dan sumber inspirasi bagi kehidupan suatu negara.
Penguatan kelembagaan, menjunjung tinggi budaya politik yang demokratis dan berakhlakul karimah.
Menggaungkan ekonomi kerakyatan dengan menguatkan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi.
Tegaknya supremasi hukum di Indonesia dengan upaya pemberantasan korupsi.
Mewujudkan kehidupan yang religius, menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan tradisi kedaerahan.
Mendukung penguasaan keterampilan dan pengetahuan untuk membentuk SDM berkualitas.
Peningkatan mutu pendidikan di berbagai jenjang untuk meraih kesejahteraan.
Di setiap kesempatan, PPP selalu menjadikan nilai-nilai Islam dalam menentukan arah pembangunan yang ingin dicapai. Karenanya, Islam dan PPP adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.
Dalam penetapan prinsip-prinsip dasar perjuangan, organisasi politik ini juga berusaha menerapkan nilai-nilai Islam di dalamnya. Meski begitu, semua diterapkan secara harmonis dan selaras dengan prinsip dasar Pancasila.
Dengan selalu membawa nilai-nilai Islam dalam setiap langkahnya, partai PPP bisa menjadi wadah yang tepat bagi umat muslim dalam berpolitik.