DAFTAR
SELAMAT DATANG

ERA BARU PARTAI DIGITAL 6.0

TRANSFORMASI PPP
UNTUK INDONESIA FUTURISTIK
PPP DIGITAL MENUJU

Sejarah Singkat & Jejak Perjuangan

Sejarah & Jejak Perjuangan PPP

Sejarah & Jejak Perjuangan

Partai Persatuan Pembangunan - Perjalanan Panjang Mengawal Nilai-Nilai Umat dan Bangsa

Jelajahi Sejarah

Sejarah Singkat PPP

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak lahir dari ruang hampa. Ia adalah kristalisasi dari semangat persatuan (ittihad) dan kesadaran historis untuk mengonsolidasikan kekuatan umat Islam Indonesia dalam satu wadah perjuangan yang solid.

Pada 5 Januari 1973, melalui proses yang penuh kebijaksanaan, empat partai politik besar bercorak Islam meleburkan diri mereka untuk membentuk kekuatan baru:

  • Partai Nahdlatul Ulama (NU) - Mengakar pada tradisi dan ulama.
  • Partai Serikat Islam Indonesia (PSII) - Pewarisi semangat perjuangan Syarikat Islam.
  • Partai Islam Perti (Perti) - Berbasis di Minangkabau dengan kekuatan tradisionalnya.
  • Persatuan Tarbiyah Islamiyah - Entitas Islam yang berpengaruh.

Fusi ini adalah respons bijak terhadap situasi politik masa itu sekaligus cermin dari nilai ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan). Kelahiran PPP adalah sebuah deklarasi: perjuangan untuk menegakkan nilai-nilai keislaman dan membangun bangsa Indonesia adalah dua hal yang tak terpisahkan.

Jejak Perjuangan PPP

1973

Lahirnya PPP

Empat partai Islam melebur menjadi Partai Persatuan Pembangunan pada 5 Januari 1973, menandai babak baru perjuangan politik Islam di Indonesia.

1973-1985

Era Logo Ka'bah

PPP dikenal dengan logo Ka'bah-nya yang ikonik, menjadi simbol identitas, perlawanan, dan pengikat emosional yang kuat bagi umat Islam Indonesia.

1984

MUKTAMAR Bersejarah

MUKTAMAR PPP di Jakarta menjadi momen bersejarah dimana PPP secara berani mempertahankan asas Islam dan logo Ka'bahnya di tengah tekanan politik.

1985

Penerapan Pancasila sebagai Asas Tunggal

Dengan jiwa besar dan demi kelangsungan perjuangan, PPP menerima kebijakan ini tanpa meninggalkan ruh dan nilai-nilai perjuangan Islamnya.

1998

Kembali ke Khittah

Pada Muktamar di Jakarta, PPP memutuskan untuk kembali mengangkat Asas Islam dan menggunakan kembali logo Ka'bah yang bersejarah.

2001-2004

Wakil Presiden RI

Ketua Umum PPP, Almarhum H. Hamzah Haz, terpilih sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-9, membuktikan PPP adalah partai nasional yang diperhitungkan.

Nilai-Nilai Perjuangan

Bermartabat

Menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa dengan menjaga etika politik, sopan santun berdebatan, dan menghormati perbedaan pendapat.

Bersih

Berjuang menuju politik yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.

Peduli

Memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap masalah yang dihadapi masyarakat dan aktif memberikan solusi untuk kesejahteraan rakyat.

  • Jl. Pangeran Diponegoro No.60 1, RT.1/RW.2, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310

Senin - Jumat 08:00 s/d 17.00

Sabtu - Minggu Tutup

©2026 PPP Digital All right reserved   Developed by javwebnet